5
(1)

Kelangkaan hand sanitizer atau cairan pembersih tangan telah memotivasi jajaran Polres Payakumbuh untuk mencari solusi dengan cara memproduksi sendiri hand sanitizer untuk kebutuhan kantor dan masyarakat.

Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan mengatakan jajarannya memproduksi sendiri hand sanitizer karena mulai langkanya cairan pembersih tangan itu di apotek dan toko sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat untuk rajin membersihkan tangan dalam rangka mencegah penyebaran virus corona (covid-19).

Polres Payakumbuh berinisiatif membuat hand sanitizer, setelah melihat edaran dari Badan Pengawasan Obat Dan Makanan (BPOM) yang menerangkan tata cara pembuatan dan bahan yang dibutuhkan agar sesuai dengan standar WHO. Setelah dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan, kami coba membuat sendiri sebanyak 110 botol” ujar Kapolres, Sabtu (21/3/2020).

Hand sanitizer tersebut lalu ditempatkan di ruang-ruang pelayanan dan dibagikan kepada masyarakat setelah pelaksaaan gelar pasukan operasi Aman Nusa II terkait pencegahan penyebaran virus corona di Posko Tanggap Darurat Virus Corona.

Apel gelar pasukan ini diawali dengan pemasangan pita operasi oleh Walikota Payakumbuh Riza Falepi kepada perwakilan gugus tugas. Selanjutnya, Walikota Payakumbuh menyampaikan tentang pentingnya kebersamaan dalam pencegahan penyebaran virus corona.

Pada kesempatan itu, Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Fery S Lahe menyampaikan agar masyarakat mewaspadai berita hoax tentang korban corona dan tidak asal memposting berita tanpa adanya konfirmasi dari pejabat atau dinas terkait.

Setelah itu, Walikota Payakumbuh didampingi Wakil Walikota, Sekda, Dandim, Kapolres, Ketua DPRD Kota Payakumbuh, kepala BPBD Payakumbuh, Kepala Dinas Kesehatan Payakumuh dan anggota gugus tugas membagikan hand sanitizer buatan Polres Polres Payakumbuh secara gratis kepada masyarakat.

Di saat yang sama Forkopimda dan gugus tugas juga membagikan 100 buah masker dari dinas kesehatan kepada pengendara yang lewat depan posko sambil menempelkan sticker yang bertuliskan “Kami Bekerja Untuk Kamu. Kamu Di Rumah Untuk Semua Untuk Indonesia, #Polriuntukindonesia, #Polricegahcorona“.

Kapolres dan Forkompimda memasang sticker tersebut di mobil yang lewat dan warung-warung di samping Posko dengan tujuan agar masyarakat memahami pentingnya social distancing dengan tidak mengadakan kegiatan kemasyarakatan yang mengundang berkumpulnya massa dalam jumlah banyak.

Menurut Dony Setiawan, selain memproduksi hand sanitizer, pihak polres diharapkan dapat menginsiprasi dinas terkait untuk melakukan hal yang sama, membuat hand sanitizer sesuai dengan standar kesehatan dan membagikannya ke masyarakat.

Terkait langkanya hand sanitizer saat ini, Polres Payakumbuh juga telah melakukan pengecekan ke sejumlah toko dan apotek. “Sejauh ini, kelangkaan terjadi bukan karena adanya masyarakat yang membeli dalam jumlah banyak, tetapi memang putusnya pasokan maskser ke Payakumbuh sejak awal bulan Februari. Meski demikian, kami tetap akan memonitor kemungkinan ditemukan adanya penimbunan oleh pihak tak bertanggung jawab,” pungkasnya.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.