5
(2)

Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setiawan, memastikan aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Payakumbuh tidak disusupi atau ditunggangi oleh pihak-pihak atau kepentingan-kepentingan lain.

Pernyataan saya ini terbukti, dengan berjalannya aksi penyampaian aspirasi dan tuntutan oleh mahasiswa kepada DPRD siang ini berjalan tertib dan damai. Tanpa ada aksi anarkis dan pengrusakan,” kata AKBP Dony dalam sesi dialog antara mahasiswa dan legislatif di ruang sidang DPRD Payakumbuh, Kamis 26 September 2019.

AKBP Dony yang baru bertugas selama tiga hari di wilayah hukum Polres Payakumbuh mengapresiasi dan berterima kasih kepada mahasiswa yang sudah menunjukkan sikap intelektual dalam penyampaian aspirasi atau tuntutan kepada DPRD.

Sejak pelaporan sampai pelaksanaan aksi, para mahasiswa terus membangun koordinasi dengan kami. Makanya, sejak mulai long march dari Kampus II Unand, kami memilih ikut mengawal langsung, berjalan kaki, untuk mencegah agar tidak ada penyusup” tutur mantan Kapolres Solok tersebut.

AKBP Dony dan jajarannya melakukan pengawalan depan, belakang dan samping rangkaian long march aliansi mahasiswa untuk mengantisipasi adanya penyusup. “Tapi, alhamdulillah aksi ini murni tuntutan hati para mahasiswa. Kami juga tentunya akan memberikan jaminan keamanan bagi elemen masyarakat yang dalam penyampaian aspirasi dilakukan sesuai aturan yang berlaku,” tuturnya.

Hanya saja, Dony sempat menyentil, ketika aksi unjuk rasa berlangsung di dalam halaman kantor DPRD, pada waktu yang sama pihaknya juga melihat ratusan siswa SMA dan SMK yang ikut berorasi di luar halaman atau di ruas jalan Soekarno Hatta. “Kami mengingatkan koordinator lapangan unras untuk meminta siswa SMK pulang, melakukan kanalisasi menggunakan pemadam kebakaran pemko untuk memberikan batas agar siswa SMK tidak merapat ke pagar kantor DPRD serta meminta guru SMK untuk mengarahkan siswa SMK pulang, Alhamdulillah langkah ini berhasil“, tambah Dony.

Kapolres juga memberi apresiasi dan berterima kasih kepada unsur pimpinan serta para anggota DPRD Kota Payakumbuh yang mau menerima mahasiswa secara terbuka di depan kantor DPRD dan menampung serta mengakomodir tutuntan mahasiswa. Sehingga, proses pengamanan serta tindakan-tindakan anarkis akibat kekecewaan tidak terjadi. (ap/aking).

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 2

No votes so far! Be the first to rate this post.

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.